hari ini gua merasakan apa yg mungkin dirasakan bung Karno beberapa puluh tahun yg lalu…dibuang. Inget kan soal bung Karno diasingkan ke Digul?
Nah, untuk dapat mengapresiasi cerita ini secara penuh, gua akan menjelaskan sebuah hal terlebih dahulu. Gua kuliah di Binus. Binus memiliki 3 kampus, yaitu Anggrek, Syahdan, dan Kijang. Mungkin elo akan bertanya, kalo yang di deket senayan city tuh kampus yang mana? itu bukan kampus mana-mana….itu kampus Binus JWC. itu binus internasional. gua kuliah di binus lokal. nah, jadi binus lokal ini punya 3 kampus. Kampus yg paling sering digunakan adalah kampus anggrek dan kampus syahdan. Kampus kijang ini hampir seperti sebuah legenda…karena banyak mahasiswa binus yang tidak pernah melihatnya secara fisik, dan hanya pernah mendengarnya saja. Gua cukup “beruntung” karena di penghujung kuliah gua, akhirnya gua melihat kampus Kijang. tapi…
…Ternyata kampus Kijang adalah kampus buangan. Kampusnya terletak di daerah perumahan, sepi, dan….mati. Di sekitar kampusnya cuma ada 1 tempat makan. SATU. Men…bayangin kuliah satu semester di tempat yang cuma ada 1 warung makan. Kampusnya juga bener2 sepi. kayak ga ada kegiatan gitu. Dan yang bener2 membuat gua ngerasa seperti orang buangan…well, kelas gua isinya adalah anak2 yg mengulang 1 mata kuliah yg sama. jadi kayak kita adalah orang2 gagal, dan harus diasingkan. jadi seperti sebuah secret project gt. hahaha…
yah, paling ngga bisa ngerasain rasanya dibuang lah. lumayan.
klo mulai ada gelagat bakal diadain program battle royale, kabur jer, on the double!!
Jyahahahhaa.. sebegitunya amat?