Jerry Hadiprojo adalah seorang pemuda yang baru saja lulus sidang skripsi, tapi masih harus kuliah karena masih ada mata kuliah yang nyangkut. Jerry membuang 4 tahun waktunya di kuliah untuk mempelajari hal-hal yang sangat tidak ia minati. Jerry memiliki minat yang sangat besar kepada perfilman dan bercita-cita untuk menjadi seorang sutradara dan penulis naskah, dan seperti halnya banyak sutradara lain, bercita-cita memenangkan penghargaan bergengsi. Tapi Jerry belum pernah menang apa-apa. Dan film-filmnya juga belum ada yg bagus-bagus amat. Jadi saat ini Jerry masih terus belajar dan berjuang…untuk mencapai cita-citanya. Doakan Jerry ya kawan-kawan!
-
Blog Stats
- 36,145 hits
Tweet-nya Jerry Hadiprojo
- Belum kenalan aja udah in love RT @yudhiarfani: i think im in love | 2 hours ago
- @bimbro bim liat ini dong mlsbgt.de/Map8zW show barunya @Gendonism | 2 hours ago
- This is the best show by @Gendonism yet: mlsbgt.de/Map8zW | 2 hours ago
- I liked a @YouTube video youtu.be/ZExYdkOD4kI?a BuangBodi Episode 1: Kontroversi Lady Gaga | 2 hours ago
-
Komentar Terakhir
Kategori
-
Klik tertinggi
- Tidak ada
-
Tulisan Teratas
- The Wonderful, Mister "Master" Ahmad Dhani
- Analisis Perilaku dan Perkataan Cinta Laura
- Busway Tales 1: Dimana Letak CCF Salemba?
- Perempuan yang Mencari Earl Klugh
- Gourmet Manga part 2: KARE PISANG!!
- Bertemu Dengan Nona Sari
- Tentang ML (Mau Lagi), Lembaga Sensor Film, Mahasiswa, dan MUI
- 5 Scene Paling Memorable dari Kung Fu Boy! (paling ngga menurut gua...)
- Super Mama di Indosiar
- Gourmet Manga: Apakah Kita Bisa Mempercayainya?
Arsip
Awan Tag
amy search anak cita rasa Aprilia Apsari artis lokal asik astrid benci bimbingan binus bisnis born to cook dibuang dosen dvd Entertainment goelali indonesia isabela kampus kijang komik korup legendaris list magsafe masa kecil medley metro mini model movie review musik indo ngetop nidji Nona Sari pendadaran revenge of the fallen search sidang skripsi tips tokusatsu transformers trik video klip white shoes and the couples company youichi
Hai Jerry,
Saya baca tulisan kamu tentang Cinta Laura. Sulit untuk tidak prihatin pada seorang anak perempuan yang sedang beranjak dewasa namun masih begitu kuat dipengaruhi bayang-bayang ibunya. Mungkinkah wawasan dia sesempit itu? Atau mungkin juga dia begitu pintar menciptakan ‘differentiation’ sehingga penampilannya sebagai ‘public figure’ menjadi sangat unik dan mempunyai daya ‘recall’ (baca: jual) yang tinggi?
Tidakkah menarik untuk membuat tulisan tentang dia lagi 5 tahun dari sekarang… mungkin akan menjadi wacana yang mendalam jika saat itu dia benar-benar sedang belajar di Harvard. Hehe… siapa tau lho!
Anyway… saya menikmati baca tulisan kamu, thanks ya.
Nie
Hi Rachanie,
usulnya menarik juga. Mari kita lihat lagi sama-sama 5 tahun dari sekarang apa jadinya si Cinta Laura ini. Mungkin aja dia memang bisa ke Harvard…hehhe. Mestinya sih 5 taon dari sekarang dia sudah bisa mentertawakan apa yang dia lakukan sekarang. Thank u banget ya atas komentarnya.
hai…………………
menarik bahwa terkadang sesuatu mampu menggerakkan pemahaman kita dan betapa bahagianya bila hal itu dapat kita bagi terlebih jika itu berarti walau hanya sedikit.
Hi Jerr,
Cukup prihatin setelah membaca tulisan km tentang “Cinca yaura”, mostly ABG di lingkungan rumahku cukup mengidolakan dia, mulai dari gaya rambut, pakaian dan parahnya cara bicara-nya (famous with: mode on cinca yaura).
Tapi, sebenarnya bukan hanya dia dan ibunya yang harus di salahkan, namun turut serta pertelevisian kita yang selalu men”jual” cinca yaura dalam tonton asyik infotainment dan sinetron.
Tapi dengan adanya tulisan km, semoga kita semua sadar bahwa dia tidak cukup pinter dan pantas untuk jadi kiblat mode.
Thanks ya, sy tunggu update terbaru ttg dia.
Halo Jerry! Gue Yessica dan pertama kali baca post lo ttg gita gutawa. Man.. gila 1 lagi blog bgs untuk gue baca. Btw, dulu gue mantan calon sutradara lho.. sebelum ditolak bokap masuk sinematografi huhuhu. Btw, disalah satu post yg lo tulis, buat g bertanya2.. “r u studying law?”
cheers,
Yessica.
(ur new reader)
Helo pak jerry, barusan baca yang fun-fun aja dari blog anda, di 5 Scene Paling Memorable dari Kung Fu Boy, nostalgia masa kecil.
trus baca ML(Mau Lagi) yang ngebahas tentang gak tegasnya LSF.
*emang gak tegas, gaplok LSF pake gulungan majalah, PLAK*
Experience++
Hey Jerry,
Gw nyangkut di sini pas lagi Google Kung Fu Boy. Sedih banget gak sih, tu Kung Fu Boy . Keren abis seri-nya tapi gak ada situs sama sekali.
Eniwei, gw asik banget baca tulisan lo, ya ttg Gita Gutawa lah, Cinta Laura lah (tu org emang gak ada matinya diomoning) ampe Ahmad Dhani en Mamamia.
Nulis terus yah… Jangan setop di bulan Mei gitu… Atau jgn2 dah mulai merintis karir di dunia perfileman Indonesia?
Sukses ya!
Salam kenal aja…
Ga tau mo bilang apa, g dong di dunia yang kaya gini…
Halo mas/pak!
Salut untuk blognya, tetep semangat ya.. Mudah2an tambah banyak orang yang baca dan kebuka pikirannya, terutama para pecinta sinetron ga mutu..
Eh, gimana kalau bikin review film juga! Dulu ada sinema-indonesia dotcom tapi kayanya udah almarhum tuh websitenya..